Hallo teman – teman, kali
ini saya mengajak teman – teman liburan ke kampung halaman saya Flores, lebih tepatnya
kota Ende Desa Moni.
Ketika saya berbicara tentang Flores,
pasti di benak teman- teman semua “PULAU KOMODO” yes itu benar tapi ada banyak
hal lagi yang teman- teman perlu tau di balik keindahan, kenyamanan, kedamaian, di Flores. lebih tepatnya, saya akan
mengajak teman-teman ke kota Ende Desa Moni.
Teman- teman pasti
bertanya mengapa kami di ajak ke kota Ende Desa moni, memang ada hal menarik
apa di sana ?
Baca Disini juga : https://duniajelajahbonsamnt.blogspot.com/2021/05/museum-kain-tenun-nusa-tenggara-timur.html Dan https://duniajelajahbonsamnt.blogspot.com/2021/04/kuliner-makanan-bubur-kopi-nusa.html
hal yang menarik dan satu-satunya yang terdapat di Indonesia ialah “DANAU
KALIMUTU” atau bisa di bilang Danau 3 warna. Dalam akses perjalanan Teman – teman
bisa menuju dari Desa moni ke gerbang
Taman nasional kalimutu dengan berjalan kaki sekitar 30 menit, Desa moni juga
bisa teman- teman akses lewat Labuan bajo dengan naik bis jurusan Maumere,
kemudian turun di Desa Moni.
Tiket masuk ke Taman Nasional Kalimutu cukup murah, teman-teman hanya menyiapkan uang sekitar Rp 20 ribu saja untuk tiket masuk, tapi untuk wisatawan asing tiketnya sekitar Rp150 ribu. Di sekitar Danau Kalimutu belum ada penginapan bagi teman-teman dari luar kota, namun jangan khawatir teman, karena Anda masih bisa menyewakan penginapan di Desa Moni ( bagiku sendiri, Desa moni itu rumah ke dua aku setelah Kota Bontang) yang merupakan gerbang masuk Taman Nasional Kalimutu, biaya penginapan sekitar Rp 150 ribu rupiah dan Anda bisa menyewa sepeda motor untuk berkeliling di Desa Moni. Adapun juga fasilitas lainya di Danau Kalimutu ialah Area parkir, Toilet, tempat istirahat, sport foto yang menarik, dan warung makan dan minum.
Ketika teman- teman uda bayar tiket masuk, teman – teman akan bertemu hewan monyet di setiap perjalanan Anda, jadi saya sarankan ke teman- Teman jangan bahwa makanan Anda kalau tidak mau makan Anda di curi atau di ambil paksa oleh sih monyet nakal (hahahha), karena saya sendiri uda merasakan di ambil makanan saya atau di hampir tiap saat dan detik, lebih baik Anda membawah air minum saja karena Anda akan menaiki anak tangga dengan jumlah 236 buah tapi hal semacam itu akan terbayarkan dengan Anda berhasil di puncak Danau Kalimutu pada ketinggian 1.690mdpl.
Teman- teman pasti bertanya, kenapa Danau ini disebut sebagai Danau 3 warna? Iya,jawabannya karena Danau ini memiliki 3 warna yang berbeda yaitu merah, hijau dan hitam. Namun pada saat saya ke Danau kalimutu Danau ini memiliki warna merah pekat seperti darah, hitam, dan telur asin adapun warna biru dan putih. Danau ini akan berubah warna yah teman-teman yang belum pasti, bisa 3 bulan 1x, bisa 1 tahun 1x atau 5-10 tahun 1x berubahnya warna danau ini. Danau 3 warna ini juga memiliki arti, menurut kepercayaan orang di sana maupun orang tua saya ialah Danau berwarna biru atau kami menyebutnya “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” yang merupakan tempat berKumpulnya jiwa-jiwa muda – mudi yang telah meninggal. Danau berwara merah atau kami menyebutnya “Tiwu Ata Polo” yang merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalau melakukan kejahatan. Danau berwarna putih atau kami menyebutnya “Tiwu Ata Mbupu” yang merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal.
Saya akan memberi saran ke teman-teman,
biasanya wisatawan asing maupun luar kota akan datang dini hari hanya untuk
melihat “Sunrise” dan teman-teman datang sekitar jam 03.00 WIT agar dapat
menyaksikan suasana matahari terbit dengan menawan. Namun itu akan gagal ketika
sekitar Danau kalimutu hujan deras jadi lebih baik, teman-teman datang di saat
cuaca yang begitu bersahabat dengan alam ( cuaca cerah ).
Sekian blog dari saya , kota Ende Desa
Moni tentang “Sunrise Di Danau Kalimutu” untuk mencari
keindahan alam yang tidak pernah Anda jumpai di tempat lain. Jangan lupa ikut blog saya dengan cara
(klik ikuti di sebalah kanan layar Hp atau laptop) sampai jumpa di blog
selanjutnya. Dah,Dah....



