Tampilkan postingan dengan label Tanaman Khasiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Khasiat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juli 2021

Manfaat Jahe

      Hallo teman – teman, hari ini kita akan membahas lahan sempit untuk tanaman berkhasiat “JAHE”. Tanaman ini mempunyai nama lokal maupun bahasa asing yang berbeda – beda, seperti : late (Timor), Melito (Gorontalo), Lia (Flores), Jahya (Bali), Ginger (inggris).

     Jahe merupakan tumbuhan daerah subtropis sampai tropis sehingga cocok untuk ditanam di dataran rendah sampai tinggi ( 1.500 m di atas permukaan laut ). Jahe berbatang basah dan dapat mencapai ketinggian sekitar 0,75 – 1 m. 


Baca Juga : Manfaat Pepaya dan manfaat Kelor.


     Jahe tumbuh di ladang – ladang dengan tanah agak basah atau lembap dan sering terkena sinar matahari. Jahe berbatang tegak, berakar serabut, dan berumbi dengan rimpang mendatar. Rimpang jahe yang agak tebal membungkus daging umbi, berserat, berwarna cokelat dengan aroma khas. Daunnya berbentuk bulat panjang dan tidak begitu lebar. Bunganya berbentuk malai, mempunyai 2 kelamin, 1 benang sari dan 3 putik bunga. Jahe, khususnya rimpangnya, mengandung minyak atsiri, damar, mineral, sineol, fellandren, kamfer, borneol, zingiberin, zingiberol, gingerol, zingeron, lipidas, asam animo, niacin, vitamin A, dan protein.




        Kakak, apa saja manfaat jahe bagi pengobatan dan bagimana cara membuat ramuan itu ?

    Manfaat yang bisa kita dapat dari pengobatan jahe dan cara membuatnya seperti ini teman – teman ...


  • Sakit kepala 
1. Siapkan 2-3 lembar daun jahe.
2. Kemudian, tumbuklah daun jahe smapai halus dan di tambahkan sedikit air. Gunakan ramuan tersebut sebagai kompres dahi.


  • Batuk
     Ramuan 1
1. Siapkan 2-3 rimpang umbi jahe. Sebesar ibu jari. 
2. Rebuslah dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
3. Minumlah rebusan jahe tersebut 2 kali sehari, 1 cangkir pada saat pagi dan sore hari.
     
      Ramuan 2
1. Siapkan 3-4 rimpang umbi jahe sebesar ibu jari, 1 buah jeruk nipis, dan 1 sendoh teh minyak kayu putih. 
2. Umbi jahe diparut sementara jeruk nipis dibakar dan diperas untuk di ambil airnya. Kemudian, semua bahan dicampur dan diremas – remas. 
3. Kemudian, oleskan ramuan tersebut di bagian dada si sakit pad pagi dan sore hari setelah mandi atau menjelang tidur. 

  • Reumatik dan Encok
       Ramuan 1
1. Siapkan rimpang umbi jahe secukupnya. 
Rimpang umbi jahe dibakar, lalu dicuci bersih. 
2. Setelah itu, rimpang jahe diparut dan ditempelkan di bagian yang sakit. Cara ini dilakukan secara teratur sampai sembuh.

       Ramuan 2
1.  Siapkan 4 rimpang umbi jahe sebesar ibu jari, 2 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 2 sendok makan buah cengkih kering dan air tajin. 
2. Semua bahan tersebut di tumbuk halus, lalu di tambahkan 2-3 sendok makan air tajin. Kemudian, ramuan tersebut dioleaskan sebagai obat gosok di bagian yang sakit.
3. Cara ini dilakukan 3-4 hari secara berturut – turut. 

  • Diare dan muntah - muntah.
1. Siapkan rimpang umbi jahe secukupnya, bunga dan buah pala secukupnya, jintan putih secukupnya, kulit delima secukupnya. 1 gelas santan kelapa, dan 1 sendok teh minyak kayu putih. 
2. Semua bahan tersebut di tumbuk halus. Kemudian, bahan yang sudah halus tersbeut di campur dengan santan kelapa dan minyak katu putih sampai merata. Gunakan ramuan tersebut sebagai obat gosok.

Oke teman – teman sampai di sini blog kita tentang, “Lahan sempit untuk tanaman berkhasiat Jahe” sampai jumpa di blog selanjutnya dan jaga kesehatan yah teman – teman. Dah – dah- dah-.....



Rabu, 07 Juli 2021

Tanaman berkhasiat Pepaya

     Hallo teman – teman, hari ini kita akan membahas lagi lahan sempit untuk tanaman berkhasiat “PEPAYA”.

     Pepaya dalam bahasa biologi ialah “CARICA PAPAYA). Namun dalam bahas lokal juga, di masing – masing daerah mempunyai bahasa yang berbeda, seperti : Gedang (Sunda), Kates, Telo Gantung, Batik (jawa).

      Teman - teman juga bisa baca artikel lahan sempit untuk tanaman berkhasiat kelor dan Tapak dara 


      Pepaya memiliki batang yang tegak. Pepaya menyerupai palma, bunganya berwarna putih. Buahnya ketika masak akan berwarna kuning kemerahan dan rasanya seperti buah melon. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai  meter dengan akar yang sangat kuat. Helai daun menyerupai telapak tangan manusia. Pepaya telah dibudidayakan di kebun – kebun luas karena buahnya sangat segar dan bergizi bagi anak – anak yang dalam masa pertumbuhan maupun orang tua.




     Kak gizi dalam pepaya itu, apa saja ?
      Gizi dalam buah pepaya yang udah masak mengandung vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C, Kalsium, Hidrat Arang, Fosfor, Besi, Protein, dan air. Pepaya tidak mengandung lemak namun pepaya mengandung Zat atau unsur senyawa yang sering disebut pepaya. Buah pepaya muda mengandung unsru antibiotik yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingannya. 

      Buah pepaya juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna. Sementara itu, daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain vitamin A, B1, Vitamin c, kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium fosfor, besi dan air. Adapun kandungan akar dan getah pepaya mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.
     Kak, ada kah manfaat untuk pengobatan dan cara membuat ramuan dari bahan utamanya itu “Pepaya”.
     Tenang teman – teman, seperti di awal tema kita Lahan sempit untuk tanaman berkhasiat pepaya. Jadi udah pasti teman – teman ada manfaat lainnya yang kita bisa rasakan dari pepaya. Berikut manfaat apa saja yang kita dapat dari Pepaya.

  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi.
1. Siapkan 2 potong akar pepaya dan 1 liter air.
2. Rebuslah 2 potong akar pepaya dengan 1 liter air sampai mendidih hingga air tinggal 1 gelas dan saring air ramuan dan minum 2x sehari 1 cangkir.

  • Kekurangan Asi.
1. Siapkan buah pepaya yang masih hijau ( muda) tanpa di kupas.
2. Buah pepaya tersebut di cuci, di belah menjadi 2 bagian. Sebagai di rebus dengan air dan sebagian lagi di rebus dengan cuka. Air rebusan tersebut di minum 2-3 sendok teh sehari dan lakukan secara teratur.

  • Luka Bakar.
1. Siapkan buah pepaya muda dan geta pohon pepaya.
2. Buah pepaya muda di cuci, setelah itu di parut.
3. Luka bakar di olesi getah dengan pepaya, lalu di kompres dengan parutan buah pepaya muda tersebut.

  •  M. Sembelit.
1. Siapkan 1 lembar daun pepaya dan 2 gelas air.
2. Daun pepaya di rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga air tinggal 1 gelas, kemudian, saring airnya dan minum.

  • Menghilangkan Jerawat.
1. Siapkan 2-3 lembar daun pepaya yang sudah tua dan 1 setengah sendoh air dan gunakan sebagai bedak di wajah yang berjerawat.

     Oke teman – teman sampai di sini blog tentang “Lahan sempit untuk tanaman berkhasiat Pepaya” jangan lupa klik “ikut” di sebelah kanan layar hp maupun laptop teman – teman. buat teman – teman juga jaga kesehatan dan sampai jumpa di blog selanjutnya dah-dah-dah....




      


      

Minggu, 04 Juli 2021

Lahan sempit untuk tanaman berkhasiat Kelor

     Hallo teman – teman, kembali lagi di blog hari ini. Hari ini kita akan membahas lagi Lahan sempit untuk tanaman berkhasiat dengan tanaman “Kelor”. 
     Daun kelor biasa juga di jadikan sebagai makanan (sayuran) tapi asal teman – teman tahu, daun kelor ini dalam bahasa lokal nya terbagi macam-macam Loh teman – teman di seluruh Indonesia yah. seperti , Marangghi (Madura), Moltong (Flores), Kelo(Gorontalo), Keloro(Bugis), Kawona(Sunda), Ongge(Bima). Itu merupakan Kelor dalam bahasa Lokal yah teman – teman. Berikut foto atau gambar daun kelor, bagi teman - teman yang belum tahu, seperti ini : 





      Kelor tergolong tanaman perdu yang dapat mencapai ketinggian batang 7-11 meter. Pohon kelor tidak terlalu besar. Batang kayunya mudah patah dan cabangnya jarang, tetapi berakar kuat. Daunnya berbentuk bulat terlur dengan ukuran kecil – kecil bersusun majemuk dalam satu tangaki. Warna bunga putih ke kuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau. Buahnya berbentuk segitiga memanjang yang disebut klentang (jawa). Akar dan daun kelor mengandung zat yang berasa pahit, getir, dan pedas. Biji kelor mengandung mintak dan lemak.
      Oke teman – teman sekarang kita akan membahas manfaat apa saja untuk pengobatan dan cara buat ramuannya, berikut manfaatnya :
  • Sakit Mata
1. Siapkan 3 gagang daun kelor dan 1 gelas air.
2. Daun kelor di tumbuh halus, lalu tambahkan 1 gelas air dan aduklah sampai merata. Kemudian, tumbukan daun kelor diamkan sebagai obat tetes mata.

  • Luka Bernanah
1. Siapkan 3-7 gagang daun kelor.
2. Daun kelor di tumbuk sampai halus, lalu di tempelkan tumbukan daun tersebut di bagian yang luka sebagai obat luar.

  • Biduren
1.siapkan 1-3 gagang daun kelor. 1 siung bawang merah dan adas pulasari secukupnya.
2. Semua bahan tersebut di rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga airnya tinggal 2 gelas. Kemudian, air rebusan tersebut di saring dan diminum 2x sehari sebanyak 1 cangkir. Minumlah air rebusan pada pagi dan sore hari 

  • Sakit buang air kecil
1. Siapkan 1 sendok sari daun kelor dan sari buah mentimun atau wortel yang telah di parut dalam jumlah yang sama.
2. Bahan - bahan tersebut dicampur, lalu di tambahkan 1 gelas air. Kemudian, campurkan bahan tersebut dan saring untuk di minum setiap hari.

  • Reumatik, Nyeri, dan Pegal linu.
1. Siapkan 2-3 gagang daun kelor dan 1/2 sendok makan kapur sirih.
2. Bahan tersebut di tumbuk halus, lalu dipakai untuk obat gosok ( Param ).

     Oke teman – teman itu merupakan manfaat dari tanaman Kelor selain bisa di masak (Sayur) kelor juga kaya akan manfaatnya yah teman – teman. Dan sampai di sini blog tentang “Lahan Sempit Untuk Tanaman Berkhasiat Kelor” jangan lupa klik Ikut di blog ini, biar teman – teman tau informasi yang di dapat. Jaga kesehatan yah teman – teman dan sampai jumpa di blog selanjunya yah. Dah – Dah – Dah-Dah.....